Hidup pada zaman ini membuat banyak orang mengalami stress. Banyak orangtua bunuh diri, ayah membunuh isteri dan anak-anaknya sebelum membunuh dirinya sendiri karena kesulitan ekonomi, begitu juga seorang ibu membunuh anaknya sebelum ia sendiri bunuh diri. Bahkan the Royal Australasian College of General Practitioners pernah melaporkan bahwa setiap tiga minggu seorang dokter Australia bunuh diri.

Banyak orang menjadi gila atau bahkan mengambil jalan pintas dengan mengakhiri hidup mereka karena tak mampu menghadapi berbagai tekanan hidup sehari-hari. Stress dapat menghancurkan hidup seseorang. Stress adalah penyakit masa kini yang tanpa disadari telah merengut kehidupan dan kebahagiaan banyak orang. Kekecewaan pribadi, keretakan hubungan, putusnya hubungan keluarga dan perkawinan, dan persoalan-persoalan pekerjaan menyebabkan stress dan menghancurkan hidup jutaan orang.

Professor Charles Birch, Challis Professor of Biological Sciences at Sydney University, seorang ahli lingkungan terkenal, mengatakan bahwa ada empat tingkat ketidakteraturan atau kekacauan (chaos) saat ini. Pertama adalah kekacauan dalam diri (inner chaos) yang ditunjukkan oleh orang-orang yang tak mampu hidup dengan diri mereka sendiri. Kedua adalah kekacauan sosial yang ditunjukkan oleh orang-orang yang tak mampu hidup dengan tetangga mereka. Ketiga adalah kekacauan lingkungan dimana manusia menghilangkan lingkungan sekitarnya dan menggantinya dengan hutan beton. Keempat adalah kekacauan metafisik dimana manusia merasa dia tak memiliki hubungan dengan alam semesta. Manusia saat ini tak memiliki sesuatu dalam dirinya sendiri, tak memiliki tetangga, tak memiliki lingkungan atau tak memiliki Tuhan. Manusia terasing, mengasingkan diri, disintegrasi, dan sakit.

Apakah saat ini anda salah satu orang yang sedang mengalami stres? Apakah yang anda lakukan untuk menyembuhkan stres anda? Apakah anda mencari kesembuhan dengan marah dan menangisi diri anda? Apakah anda menyalahkan orang lain atas hal-hal yang anda alami saat ini?

Semakin anda marah atau menangisi diri anda, anda memberikan tambahan bahan bakar baru kepada stres anda sehingga makin berkembang. Semakin anda menyalahkan orang lain atas apa yang menimpa anda, semakin meningkat kategori stres dalam diri anda sampai suatu ketika anda merasa muak dengan kehidupan anda.

Ketika stres semakin meningkat dan sering, gejala-gejala penyakit mulai sering terjadi. Dimulai dengan kesulitan mendapatkan tidur, atau bila tertidurpun sering dengan mimpi yang tak mengenakkan hati. Makan kemudian menjadi tidak teratur atau tak berselera. Kepala kemudian sering menjadi pusing yang bisa disebabkan karena kurang tidur, kurang makan, atau pikiran yang tak pernah istirahat. Dalam tingkat seperti ini, daya tahan tubuh terhadap penyakit-penyakit menjadi menurun. Orang kemudian mudah terserang berbagai penyakit yang meskipun diobatipun tidak akan sembuh-sembuh karena bukan itu sumber penyakitnya.

Stres menghilangkan damai dalam diri seseorang, menimbulkan kekacauan dalam diri kita. Memiliki damai dalam diri kita adalah hal yang penting dalam melawan berbagai tekanan hidup sehari-hari. Tanpa damai dalam diri kita, maka segala sesuatu akan mudah masuk dan makin memperkeruh kehidupan diri kita, memperkeruh suasana batin kita dan membuat hidup kita menjadi berantakan.

Rasa damai dalam diri kita memberikan ketenangan, kenyamanan, ketentraman, dan kedamaian, meskipun diluar hidup kita tengah diterpa dengan tekanan yang bertubi-tubi. Damai dalam diri kita memberikan kita kekuatan, penghiburan diwaktu susah, rasa syukur di waktu senang.

Rasa damai dalam diri kita memberikan kita cara pandang yang berbeda mengenai hidup kita, mengenai hubungan kita dengan orang lain dan hubungan kita dengan Tuhan. Kita tidak lagi melihat segala sesuatu seperti ancaman, orang lain sebagai musuh, lingkungan kita sebagai neraka, tetapi semua itu sebagai bagian dari hidup yang harus kita lalui, harus kita jalani agar hidup kita memiliki jati diri, memiliki warna atau keunikan sendiri, memiliki arti penting, dan tujuan sendiri (destiny).

Tak ada dokter yang mampu memberikan kepada kita kedamaian dalam diri kita. Tak ada seorangpun yang dapat memberikan ketentraman dalam hati kita. Hanya Tuhan yang memiliki damai sejahtera itu sendiri yang dapat memberikan kita kedamaian dalam diri kita. Kalau kita membiarkan Tuhan masuk dalam kehidupan kita, kalau kita mengijinkan Tuhan mengambil alih masalah-masalah hidup kita, maka Ia akan mengangkat masalah kita menjadi bagian dari masalahNya sendiri. Beban kita akan menjadi ringan, hidup ini akan dapat kita nikmati dengan gembira dan penuh tawa ria.

Tuhan Yesus mengatakan dalam Matius 11:28: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”

Hanya Tuhan yang mampu memberikan kelegaan kepada kita, hanya Dia yang mampu menyembuhkan batin yang terluka, hati yang remuk redam. Hanya Dia yang mampu menyucikan jiwa yang tercemar dan berdosa. Tuhan bukan hanya akan menyembuhkan bilur-bilur kita tetapi Ia juga akan memberikan keselamatan bagi jiwa kita.

Kalau saat ini anda sedang berada dalam situasi stres, situasi yang menekan hidup, dan anda merasa tak memiliki jalan keluar, janganlah anda mengambil keputusan yang salah tetapi datanglah kepada Tuhan dan milikilah damai yang dari padaNya. Biarkan Tuhan campur tangan dalam hidup anda. Tuhan menolong anda!