Search blog.co.uk

Posts archive for: September, 2009
  • Mengucap Terima Kasih Kepada Tuhan

    Seberapa sering kita mengucap terima kasih kepada Tuhan akan apa yang Tuhan telah perbuat dalam hidup kita?

    Kita sering terlalu sibuk menerima berkat-berkat Tuhan sehingga lupa mengucapkan terima kasih atas apa yang kita telah terima dari padaNya. Ketika kita berada dalam kesulitan dan kesusahan kita datang kepada Tuhan dan berdoa memohon kelepasan dari semua beban yang menindih kita. Namun apakah kita pernah mengucap terima kasih sesudah kita terlepas dari semua beban berat tersebut?

    Dalam kehidupan kita yang serba padat dan terburu-buru setiap hari, kita sering jarang memiliki waktu yang cukup untuk Tuhan atau bahkan mengucap syukur kepadaNya. Kadang doa-doa kita begitu terburu-buru, hambar dan tak ada rasa cinta kepada Tuhan. Doa-doa kita sering hanya merupakan suatu kebiasaan dari pada suatu pemujaan dan sembahan bagi Tuhan.

    Waktu bersama Tuhan merupakan kesempatan istemewa bagi kita. Bayangkan anda mendapatkan kesempatan istimewa untuk bertemu dengan seorang Pemimpin yang sangat agung dan berkuasa. Ia mau meluangkan waktu untuk menerima anda dan mendengarkan curahan hati anda. Adakah pemimpin seperti itu di dunia ini? Tak ada yang seperti itu. Namun Tuhan menyediakan waktu bagi kita untuk datang kepadaNya dan menerima curahan hati kita. Ia bahkan akan memberkati kita dengan segala kelimpahan yang kita perlukan untuk hidup ini.

    Dalam Kejadian 35:3, Yakub berkata kepada seisi rumahnya: “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel; aku akan membuat mezbah di situ bagi Allah, yang telah menjawab aku pada masa kesesakanku dan yang telah menyertai aku di jalan yang kutempuh."

    Yakub mengambil waktu khusus dari semua kesibukan rutinnya dan membuat mezbah bagi Allah bukan untuk memohon sesuatu dari padaNya, tetapi ia ingin mengucap syukur kepada Tuhan yang telah menjawab permohonan doanya ketika ia berada dalam kesesakannya. Yakub berhenti dari kesibukannya, dan mengambil waktu khusus untuk mengucap syukur, berterima kasih, dan menyembah Tuhan atas segala kebaikan Tuhan kepadanya.

    Ketika kita tahu berterima kasih atas kebaikan Tuhan di masa lalu, maka hal tersebut akan menguatkan iman kita untuk menghadapi masa depan. Ada Tuhan di masa lalu kita, dan akan terus ada Tuhan di masa depan kita. Tuhan tidak berubah di waktu lalu, saat ini dan akan datang. Ketika kita membuat mezbah penyembahan bagi Tuhan atas kebaikanNya di masa lalu, kita membuat tugu-tugu peringatan yang akan mengingatkan kita maupun anak-anak serta saudara-saudara kita akan kasih dan penyertaan Tuhan pada kita dan bahwa Tuhan akan selalu menyertai kita apapun yang akan kita hadapi di masa depan. Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita. Itulah arti penyembahan kita. Tugu peringatan akan kasih dan penyertaan Tuhan kepada kita.

    Sangat penting mengambil waktu khusus bagi Tuhan dan mendirikan tanda peringatan akan setiap kasih dan penyertaan Tuhan yang telah terjadi dalam hidup kita agar tugu atau tanda peringatan itu memberikan kekuatan iman di masa depan ketika kita harus menghadapi pergumulan hidup yang lebih berat. Tuhan menyertai anda kemanapun anda berjalan. Amin.

    Tetap Cinta Yesus - Herlin Pirena

    Kumau cinta Yesus selamanya,
    Kumau cinta Yesus selamanya
    Meskipun badai silih berganti dalam hidupku,
    Ku tetap cinta Yesus selamanya
    Ref
    Ya Abba, Bapa, Ini aku anakMu
    Layakkanlah seluruh hidupku
    Ya Abba, Bapa, Ini aku anakMu
    Pakailah sesuai dengan rencanaMU

  • Hadiah Ulang Tuhan Dari Tuhan

    Mungkin anda jarang meminta hadiah ulang tahun anda. Mungkin anda berpikir meminta hadiah ulang tahun bagi diri anda sesuatu yang tabu dan hanya dilakukan oleh anak-anak kepada orang tuanya.

    Kebanyakan orang dewasa jadi malu meminta hadiah ulang tahun bagi dirinya sendiri. Ketika kita masih anak-anak kita mungkin sering meminta hadiah ulang tahun dari orangtua kita. Namun seseudah kita dewasa, kita merasa tak ada orang lain yang mau memberikan kado ulang tahun untuk kita.

    Hadiah ulang tahun merupakan suatu tanda sukacita, bahwa ada orang lain mengingat hari kejadian kita, hari kelahiran kita. Kehadiran kita di dunia ini ada nilainya, ada kontribusinya. Jadi ketika orang mengingat hari ulang tahun kita, orang merasa kehadirang kita atau keberadaan kita di dunia ini membawa dampak positif bagi lingkungan dimana kita berada.
    Namun apa yang mau saya ungkapan disini bukan keinginan mendapat hadiah dari sesama kita, tetapi keinginan mendapatkan hadiah ulang tahun dari Tuhan. Itulah yang saya inginkan, jauh hari sebelum tanggal hari ulang tahunku terjadi.

    Saya memohon hadiah istimewa dari Tuhan untuk HUT, hadiah itu adalah puncak dari karier tertinggi di bidang akademik, yaitu Guru Besar. Kalau mengingat kembali peristiwa itu, permohonan saya ini seperti sesuatu yang tidak mungkin terjadi. Usulan untuk pengangkatan GB itu begitu sulit, mengalami hambatan dan biasanya membutuhkan waktu yang sangat lama. Sedangkan permohonanku itu saya naikkan kepada Tuhan kurang dari empat bulan sebelum HUT. Permohonanku itu saya tuliskan dalam sehelai kertas dan saya taruhkan dalam Alkitab saya.

    Adakah hal yang tak mungkin yang tak dapat Tuhan lakukan?

    Tak ada sesuatu yang terlalu sulit bagi Tuhan. Tak ada hal yang sangat mustahil untuk Tuhan lakukan. Tak ada yang terlalu besar bagi Tuhan yang mau ia berikan kepada kita. Semuanya mampu dilakukan Tuhan, dan Tuhan sangat senang memberikan kepada siapa saja bila ia mau datang dan memohon kepadaNya.

    Tuhan Yesus pernah berkata:”mintalah, maka semuanya akan diberikan kepadamu. Ketoklah pintu, maka pintu akan dibukakan kepadamu.” “Mintalah sesuatu kepada Bapa di surga dalam nama Yesus.”

    Doa kita memiliki kekuatan yang membuka pintu-pintu berkat Allah. Doa memiliki kuasa yang menghapus hal-hal yang mustahil.

    Saya telah meminta hadiah ulang tahun dari Tuhan, dan Ia memberikan sama seperti yang saya minta. Kado ulang tahun itu, berupa SK GB, turun seminggu sebelum hari ulang tahunku. Adakah sesuatu yang tak tak bisa Tuhan lakukan?

    Kalau anda belum pernah menerima sesuatu dari Tuhan, saya menyarankan anda meminta hal tersebut dari Tuhan. Tuliskan permintaan anda itu dan simpan, tunggu sampai permintaan anda itu terwujud. Anda akan merasa takjub dengan bagaimana Tuhan menjawab permintaan doa anda. Amin.

  • Doa Seorang Raja yang Jahat

    Bacaan: 2 Raja-Raja 13:1-5

    Yoahas seorang raja Israel yang jahat di mata Tuhan karena ia tidak bersandar kepada Tuhan dan membawa orang Israel menyembah Tuhan, tetapi menyembah kepada patung-patung berhala. Hal ini membuat Tuhan murka kepada bangsa Israel dan diserahkannya mereka kepada tangan Hazael, raja Aram, dan ke tangan Benhadad, anak Hazael. Penindasan yang dilakukan oleh bangsa Aram kepada bangsa Israel begitu berat dan hebat sehingga hampir memunahkan bangsa tersebut.

    Dalam situasi seperti itu raja Yoahas melakukan sesuatu yang tak terduga, dia berdoa kepada Tuhan. Seorang raja Israel yang jahat, yang selalu menyembah patung dewa-dewa, tiba-tiba datang berdoa kepada Tuhan dengan setulus hati. Seorang jahat di tengah krisis dan keputusasaan berseru kepada Tuhan dalam doa.

    Mungkin anda berpikir tidak pantas orang seperti itu datang kepada Tuhan setelah apa yang selama ini dilakukannya menghujat nama Tuhan.

    Namun apa yang terjadi adalah sebaliknya. Tuhan melihat betapa beratnya bangsa Israel ditindas sehingga timbul belas kasihanNya dan Ia mengabulkan doa Yoahas. Allah menjawab doa seorang yang sebenarnya tidak pantas untuk didengar dan ditolong.

    Mengapa?

    Tuhan tidak sama dengan manusia. Kasih Allah melampaui akal manusia, melampaui tingginya langit dari bumi. Ketika seorang berdoa dalam kesesakannya, Allah melihat ketulusan hatinya. Ada ketulusan hati dalam permintaan doa Yoahas yang menggerakkan hati Allah untuk menolong. Selain itu karena permohonan doa Yoahas tidak disampaikan semata-mata untuk kepentingan dirinya sendiri, tetapi untuk kepentingan bangsanya. Hal ini mengingatkan Tuhan akan janjinya kepada Salomo bahwa walaupun bangsa ini sudah berbuat jahat kepada Tuhan, tetapi bila mereka mau datang berseru kepada Tuhan, maka Ia akan menolong mereka.

    Doa dan keprihatinan Yoahas sebagai seorang raja kepada nasib bangsanya yang sangat menderita menjadi petisi kepada Allah, suatu teriakan putus asa yang naik ke hadirat Allah yang mahakuasa, dan Ia mendengar dan mengabulkannya. Allah memberikan mereka seorang penolong.

    Apa yang kita pelajari dari cerita Yoahas ini? Allah memperhatikan doa orang yang dengan tulus mau datang memohon kepadaNya bahkan doa dari seorang yang sebenarnya tidak pantas untuk didengar oleh Tuhan karena selalu menghujat Dia.

    Kasih Allah sangat besar. Ketika kita mau berbalik kepadaNya dan mengaku semua dosa-dosa kita, maka Ia akan mengampuni kita bahkan melupakan dosa-dosa kita sebelumnya. Ia melupakan dosa-dosa kita bagaikan kabut yang diterbangkan angin sehingga tak terlihat bekasnya sama sekali. Begitu besarnya kasih Allah kepada kita sehingga Ia rela menebus dosa-dosa kita dan membebankannya pada AnakNya Yesus Kristus melalui kematianNya. Di dalam Yesus semua dosa-dosa kita itu diampuni.

    Tidak ada seorangpun yang tidak pantas untuk Tuhan. Siapapun anda, apapun dosa yang pernah anda lakukan di masa lalu, bila anda bersedia datang kepada Tuhan dan mengaku dengan tulus kepadaNya, maka anda akan diampuniNya. Anda akan menerima hidup baru dalam Kristus. Jangan segan-segan datang kepada Tuhan dan membawa permohonan doa anda kepadaNya, karena ia memperhatikan doa setiap orang. Amin

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.